Thursday, September 20, 2012

Jangan Lemah kerana CINTA :)

Bismillahirahmanirahim



Jika seorang ibu mampu bertahan mengandung dan melahirkan anaknya dengan susah payah, maka itu adalah kuasa cinta.
Jika seorang bapa membanting tulang mencari rezeki buat anaknya, maka itu adalah kuasa cinta.
Jika seorang guru mampu berjuang menumpahkan ilmu tanpa lelah, maka itu adalah kuasa cinta
Jika seorang ulama' yang sentiasa bersengkang mata berfikir untuk ummat, maka itu adalah kuasa cinta
Jika seorang penulis menulis sesuatu untuk dikongsi, maka itu adalah kuasa cinta
Jika seorang sahabat yang sentiasa melakukan yang terbaik untuk sahabatnya, maka itu adalah kuasa cinta

Teristimewa kekasih kami,
Rasulullah SAW yang sanggup menempuhi hebatnya ujian, tidak lain kerana kuasa cintakan ummatnya.

KERANA?

Cinta itu menguatkan, bukan melemahkan. 

Jika cinta itu melemahkanmu daripada terus berjuang, itu bukan cinta. Jika cinta itu melalaikanmu daripada ibadat kepadaNya, itu bukan cinta. Jika cinta itu buat kau lupakan kasih kedua ibubapamu, itu bukan cinta. Jika cinta itu menjauhkan dirimu daripada hikmah dan bijaksana, itu bukan cinta. Jika cinta itu hanya memberikanmu kebahagiaan dan keseronokan sementara di dunia semata-mata, itu bukan cinta.

Allah yang menciptakan kita, justeru Allah telah menyiapkan kita cinta yang terindah, cinta yang membawa kaki kita menjejak syurga. Yakinlah dengan kasih sayangNya, Jangan dicemari dengan noda dosa yang hitam kelam. Tanyalah iman, apakah cinta yang sedang dinikmati membawa ketenangan dan kedamaian sebenar. Kerana cinta yang suci itu dilimpahi dengan sakinah, mawaddah dan rahmah :)

Susuri kisah cinta agung Rasulullah kepada umatnya, cinta Saidatina Khadijah kepada suaminya, cinta Abu Bakr kepada Rasulullah dan seribu kisah cinta yang memotivasikan kita. Memetik kata-kata Hilal Asyraf Sekiranya benar cinta, mestilah hendak bersama ke syurga. Apa-apa yang membawa ke neraka, itu bukan cinta namanya.

Ya Allah, peliharalah diriku, peliharalah keluargaku, peliharalah sahabat seperjuanganku, peliharalah  insan-insan yang kusayangi daripada tenggelam dalam dosa cinta yang menipu. Berikanlah kami kekuatan untuk terus berjalan di atas landasan untuk ke taman syurgaMu.

Amin Ya Allah...


Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat dzalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).
(2:165)

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
(3:14)

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(3:31)

Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
(5:54)

Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.
(9:24)

Yang demikian itu disebabkan karena sesungguhnya mereka mencintai kehidupan di dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.
(16:107)

Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti (kemauan) kamu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu akan mendapat kesusahan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,(49:7)

(Juga) bagi para fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridaan (Nya) dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar.
Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka berdoa: “Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”.
(59:8-10)





Wallahua'alam.

Sunday, September 16, 2012

Serikandi Asiah

[Serikandi Asiah]

Ketika senja melabuhkan tirai,

Terasa sayu bila mengenangkan,
Mawar putih kini kian hilang seri,
Kerana al haya’ semakin rakus dikikis pergi.

Lalu ku tundukkan wajahku,

Mencari secebis kekuatan,
Buat menjadi peneguh imanku,
Di kala duri dunia semakin menekan.


Suatu ketika,


Allah ilhamkan padaku kisah seorang serikandi,

Yang langkahnya sopan penuh tertib,
Yang wajahnya halus cantik mempesona,
Yang cintanya kudus mendamaikan jiwa,
Itulah dia Asiah binti Muhazim.

Lembut bukan simbolik kelemahan,

Kerana di sebaliknya tersembunyi kekuatan,
Ketika risikan sang sultan menjengah kamar hati,
Diaju syarat demi iman yang disimpul mati.

Dirimu bunga bukan bunga biasa,

Tetapi bunga istimewa kebanggaan agama,
Cintamu bukan cinta biasa,
Tetapi cinta yang telah melunakkan hati Firaun untuk menerima,
Agar Musa selamat di pangkuanmu hingga dewasa.

Duhai serikandi Asiah,


Meskipun bersuamikan sang durjana,

Namun setiamu tak digugat olehnya,
Kerana islammu bukan hanya pada nama,
Tapi terikat di lubuk hati tanpa tanda tanya.

Duhai sahabat muslimah yang ku cintai,

Kembalilah meraikan fitrahmu ,
Kembalilah mengangkat martabatmu,
Ke puncak yang tertinggi.

Doaku,


Semoga Allah pertemukan kita lagi di syurga,

Berbahagia bersama serikandi dunia,
Abadi menjadi bidadari di sana,
Perkenankanlah ya Allah.

Amin :)

Men Are From Mars, Women Are From Venus

Bismillahirahmanirahim...



Mesti ramai yang dah biasa dengan tajuk buku ni kan?

Last dulu saya baca novel english version ni masa sekolah menengah. Short story sebab nak exam :)

Alkisahnya, masa kat LCCT hari tu, saya dilanda kebosanan. Pusing-pusing akhirnya singgah kat kedai buku. Terjumpa buku ni. Teringat pula ramai juga yang mencadangkan untuk baca buku ni sebagai salah satu usaha memahami karakter lelaki dan perempuan. Walaupun John Gray ni non-muslim, tapi rasanya tak ada salahnya mengambil ilmu daripada bukunya memandangkan ia adalah sebuah hasil kajian dan bukan rekaan semata-mata. Ambil yang jernih buang yang keruh.

dan alhamdulillah, selamat menghabiskan buku ini di rumah.


"One of the biggest differences between men and women is how the cope with stress"

Mars

Men become increasingly focused and withdrawn while women become increasingly overwhelmed and emotionally involved.

Menurut kajian yang dibuat oleh penulis buku ini, saya dapat simpulkan, bila menghadapi tekanan, cara untuk menghadapinya adalah berbeza menurut gender. Lelaki akan lebih fokus kepada macam mana untuk mencari penyelesaian tentang masalah yang dihadapi. Dan sebagai lelaki, kerapkali mereka akan lebih puas jika dapat menyelesaikan sesuatu tanpa bantuan contohnya jika sesat, mereka lebih puas jika mereka sendiri yang menemui jalan untuk ke destinasinya.

 " They (men) are always doing things to prove themselves and develop their power and skill". Achieving goals is very important to a martian (men) because it is a way for him to prove his competence and thus feel good about himself. (John Gray)

dan menawarkan bantuan kepada lelaki, tanpa alasan dan masa yang munasabah akan menyebabkan mereka merasakan bahawa mereka tidak mampu untuk melakukannya.

" To offer a man unsolicited advice is to presume that he doesn't know what to do or that he can't do it on her own" ( John Gray)

Apabila lelaki menghadapi sesuatu tekanan, segelintir akan memilih untuk masuk ke dalam "cave" mereka. Gua yang dimaksudkan adalah mereka akan diam dan berfikir. Berfikir untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. 

" They need to learn that no one is allowed in that cave, not even the man's bestfriends. They need to gradually to learn that if you just let men go into the caves, after a while they will come out and everything will be fine"

Tugas wanita? Faham, sabar dan doakan supaya mereka cepat bertemu dengan jawapannya :)

Venusians

Kita akui wanita banyak bermain dengan emosi dan perasaan. Kan? Justeru tak hairanlah, emosi dan perasaan inilah yang banyak menggerakkan wanita untuk berjaga malam demi anak-anak dan keluarga :).

"Venusians ( women) have different values. They value love, communication, beauty, and relationship. They spend a lot of time supporting, helping and nurturing one another." ( John Gray)

Kita tidak boleh lupa kisah agung Saidatina Khadijah yang solehah, yang tidak jemu menyokong, memujuk dan membelai Rasulullah SAW ketika baginda pulang daripada menerima wahyu di Gua Hira' dan sepanjang usaha dakwah baginda Rasulullah SAW. Saidatina Khadijah jauh suatu ketika masa dahulu telahpun menunjukkan teladan sifat seorang wanita yang bertaqwa.

Apabila menghadapi tekanan, wanita tidak cenderung untuk menyelesaikan masalah semata-mata sebaliknya cukup dengan sentuhan dan kata-kata perangsang yang dapat meredakannya. Soal masalah? Mungkin boleh diselesaikan selepas itu. 

Sekadar ini dahulu perkongsian daripada saya. Buku ini hanyalah sebuah karya ilmiah, bukan hujjah atau dalil. Ia adalah kajian pada segelintir manusia sahaja. Justeru terpulang pada penilaian masing-masing.

Walau apa pun, ingatlah firman Allah Taala :

Orang-orang mukmin lelaki dan perempuan saling tolong-menolong menyeru kepada ma’ruf dan mencegah kemungkaran” 
(at-Taubah : 71) 

Wallahu'alam :)

Saturday, September 15, 2012

Terima Kasih Ya Allah :)

Bismillahirahmanirahim...

Lama tidak mencoret sesuatu di sini...Siap privatekan blog lagi. Macam-macam yang membelenggu fikiran. Saya bukan baik sangat untuk tulis perkara baik-baik. Untuk berkongsi cerita bagus-bagus. Malu pun ada bila ada yang membaca. Rendah diri lagi.

Lalu semalam, Allah taqdirkan untuk saya bertemu dengan seseorang. Kata-katanya, walaupun ditujukan secara umum, tapi saya yang terasa. Kata-katanya lebih kurang begini. " Apa juga kemahiran yang adik-adik ada, gilap. Sumbangkan untuk Islam. Jika adik-adik pandai IT, boleh menulis, teruskan usaha untuk menyumbang pada Islam, pada siasah semasa, pada masyarakat. Yang penting, ada sumbangan adik-adik pada agama"

Saya berfikir lama. Mencari-cari kemahiran yang ada pada diri. Tidak ada barangkali. Tiba-tiba teringat pada blog yang sudah sekian lama di'private'kan. Bila buka blog, belek-belek entry lama. Saya kuatkan semangat untuk menulis sesuatu. Biar ada manfaat untuk Islam. 

Insya Allah.


Terima kasih ya Allah kerana mempertemukan saya dengan seseorang yang telah membuka mata dan minda saya dalam banyak perkara.

Bismillah! :)

Sunday, August 12, 2012

Macam-macam :)

Bismillahirahmanirahim

Banyak yang berlaku dalam kehidupan. Nikmat demi nikmat, Ujian demi ujian. Semuanya membawa kita kepada perubahan daripada satu fasa kehidupan kepada fasa yang seterusnya. Sebelum akhirnya berlabuh di dunia sebenar suatu hari nanti.

Alhamdulillah, saya dan keluarga diizinkan oleh Allah menjejak bumi Korea selama seminggu. Percutian yang sangat-sangat memberikan pengalaman baru yang mematangkan. Ujian fizikal dan emosi. Suka duka yang tak mampu diceritakan. Di mana pun kita berada, tapi tetap yakin hanya Allah sebaik-baik pelindung. Terima kasih buat anak saudara tercinta kerana sudi melayani karenah kami di sana.

Bunga ros di Korea :)

Tidak lupa, pengalaman pertama drive dari Bangi ke Setiu. Terima kasih ya ALLAH, kerana memberikan keselamatan dan perlindungan sepanjang musafir. Pasakkan keyakinan yang tinggi, hanya ALLAH sebaik-baik pelindung! Pastinya dengan doa daripada ibu yang asyik meng-call sepanjang perjalanan. Hehe.

Ramadhan semakin berlalu pergi. Rahmat ramadhan dicicip pada hari-hari yang tersisa. Tidak lama. Tinggal kurang daripada 10 hari.

dan lailatur Qadar, menjadi impian buat semua insan yang cintakan Allah.

p/s : 2012, lahir 2 putera, anak saudaraku yang ke-30 dan 31 alhamdulillah. Selamat datang ke dunia yang mencabar, selamat mengayuh roda kehidupan :)

Saturday, May 19, 2012

Sesuci bayi

'Hmm awak suka gambar baby kan ?' sapa seorang sahabat ketika melihat saya asyik menilik-nilik gambar-gambar bayi yang telah siap didownload daripada google image. Tersenyum saya mendengarnya. Memang saya ralit memilih gambar bayi untuk dijadikan profile picture facebook. Entah kenapa, saya sangat suka melihat gambar-gambar itu. Tenang dan mendamaikan. Suci dan terpelihara. Hati sesekali syahdu, mengenangkan kehidupan penuh mehnah yang bakal mereka harungi, seandainya diberi usia yang panjang oleh Allah Taala.

Kita Dilahirkan Fitrah

Kita berasal daripada air mani yang hina. Kemudian Allah mengangkat martabat kita menjadi seorang manusia yang berguna. Seandainya kita mahu menjadi manusia yang berguna. Allah menjadikan Islam agama yang sungguh indah dan agung. Tinggal saja kita membuat pilihan untuk mengikuti cara hidup Islam sepenuhnya ataupun sekadar syahadah yang terungkap di bibir.


Tidakkah manusia itu melihat dan mengetahui, bahawa Kami telah menciptakan dia dari (setitis) air benih? Dalam pada itu (setelah Kami sempurnakan kejadiannya dan tenaga kekuatannya) maka dengan tidak semena-mena menjadilah ia seorang pembantah yang terang jelas bantahannya (mengenai kekuasaan Kami menghidupkan semula orang-orang yang mati),(surah Yaasin, ayat 77)

Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari pati yang berasal dari tanah. (Pati yang berasal dari tanah, ialah pati makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan tanaman yang tumbuh di bumi).Kemudian Kami jadikan pati itu setitis air benih (air mani), pada tempat penetapan yang kukuh. Kemudian Kami ciptakan air benih itu menjadi sebuku darah beku lalu Kami ciptakan darah beku itu menjadi seketul daging, kemudian Kami ciptakan daging itu menjadi beberapa ketul daging, kemudian Kami ciptakan daging itu menjadi beberapa tulang, kemudian Kami balut tulang-tulang itu dengan daging. Setelah sempurna kejadian itu Kami bentuk ia menjadi makhluk yang lain sifat keadaannya (keadaannya yang asal serta ditiupkan roh padanya). Maka nyatalah kelebihan dan ketinggian Allah sebaik baik Pencipta.(surah Al-Mukminun, ayat 12,13,14)


Yang demikian sifatnya ialah Tuhan yang mengetahui perkara-perkara yang ghaib dan yang nyata; Yang Maha Kuasa, lagi Maha Mengasihani; Yang menciptakan tiap-tiap sesuatu dengan sebaik-baiknya (dengan sebaik-baik ciptaan yang cantik dan elok mencipta manusia) dan dimulakan kejadian manusia berasal dari tanah liat (Thin). Kemudian ia jadikan keterunan-keterunan manusia itu dari sejenis pati iaitu dari air yang hina (air mani) yang sedikit dipandang orang. Kemudian ia menyempurnakan kejadiannya, serta meniupkan padanya Roh ciptaanNya dan ia mengurniakan kepada kamu pendengaran serta hati (akal fikiran), supaya kamu bersyukur, tetapi amatlah sedikit kamu bersyukur.
(surah As-sajadah, ayat 7,8,9)

Dia lah yang membentuk rupa kamu dalam rahim (ibu kamu) sebagaimana yang dikehendakiNya. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.(surah Al-Imran, ayat 6)

credit : mr google












Wednesday, May 16, 2012

Jatuh Cinta

Bismillahirahmanirahim.

Saya telah jatuh cinta dengan seorang pemuda soleh yang begitu sempurna. Saya mendengar kisahnya sedari kecil, namun malangnya saya mendengar bukan dengan hati. Kini semakin menginjak dewasa, Allah takdirkan untuk lebih mengenali dirinya melalui salah satu subjek yang diambil di kampus.

Pada awalnya, secara jujur, saya membaca kisahnya kerana peperiksaan yang kian tiba. Namun setelah makin banyak membaca, akhirnya saya benar-benar telah jatuh cinta. Jatuh cinta pada seorang Nabi utusan Allah kepada ummatnya.

Baginda Rasulullah SAW.
Al Qalam : 4

Baginda adalah seorang hamba Allah yang begitu dekat dengan Tuhannya. Seorang guru yang bijaksana. Seorang pemimpin yang adil, seorang suami yang bertanggungjawab dan penyayang, seorang Nabi yang dicintai ummatnya, dan seorang insan yang sangat halus dalam tindakan dan percakapannya.

40 STRATEGI PENDIDIKAN RASULULLAH SAW 

Buku ini sangat sesuai dimiliki oleh semua orang
Dalam sebuah buku yang dibaca setelah dicadangkan oleh Ustaz Hasrizal sewaktu seminar tempoh hari, 40 Strategi Pendidikan Rasulullah SAW oleh Sheikh Abdul Fattah Abu Ghuddah iaitu seorang tokoh ulama’ hadith Syria ada dinyatakan sebuah hadith yang menerangkan mengenai sifat mahmudah Rasulullah SAW:

Al Tirmidzi di dalam kitab Syamail juga meriwayatkan dari Hassan bin Ali, bahawasannya ia berkata : Husain bin Ali mengatakan : “ saya pernah bertanya kepada ayahku ( Ali bin Abi Thalib) tentang kehidupan Rasulullah SAW di tengah-tengah para sahabat baginda. Dia menjelaskan : “ Rasulullah adalah orang yang selalu menampakkan wajah ramah lagi ceria di hadapan semua orang, memiliki akhlak dan perilaku yang lembut, tidak pernah membuat onar,ucapan dan perbuatannya tidak kotor, tidak suka mengkritik ( memprotes) dan mencela orang lain, tidak berlebih-lebihan dalam memuji, mudah melupakan hal-hal yang tidak berkenaan di hati baginda ( tidak menyimpan dendam), tidak memutuskan harapan orang lain dan berusaha membuat orang lain optimis. Rasulullah SAW selalu berusaha menjauhi 3 hal berikut dari dalam dirinya :

(1) Perselisihan ( perdebatan) dengan orang lain dalam hal perkataan dan harta (2) Boros dalam berkata-kata dan menggunakan harta (3) Baginda menjauhi segala sesuatu yang tidak bermanfaat


Baginda juga sentiasa meninggalkan 3 perkara berikut yang dapat menjadikan orang lain disakiti :

(1)Mencela dan menghina orang lain (2) Membuka aib ( kejelekan) orang lain dan (3) berbicara dengan orang lain tanpa ada manfaat (pahala) di dalamnya.

Jika baginda bersuara, para sahabat akan menundukkan kepala mereka seakan-akan di atas kepala mereka terdapat sesuatu beban. Apabila baginda diam ( telah selesai berbicara) barulah para sahabat berbicara, dan mereka tidak berselisih di hadapan mereka. Siapa pun yang sedang berbicara dengan baginda, maka yang lain akan ikut memerhatikannya sampai orang tersebut selesai berbicara. Baru kemudian disusul yang lain. Baginda akan tertawa hanya apabila mereka tertawa, dan mengagumi sesuatu yang juga dikagumi oleh mereka. Rasulullah selalu bersabar atas sikap kasar dan permintaan orang asing ( orang yang belum mengenali baginda), hingga para sahabat pun ikut memerhatikan permintaan orang tersebut.

Baginda bersabda : “ jika kalian bertemu seseorang yang sedang mencari sesuatu yang ia perlukan, maka bantulah ia.” Baginda tidak pernah mahu menerima pujian dari orang lain atas apa yang tidak baginda kerjakan. Baginda tidak suka memotong perbicaraan orang lain kecuali dalam perkataan-perkataan yang tidak baik sehingga baginda dapat mencegahnya atau biasanya baginda terus berdiri lalu meninggalkannya.
Rasulullah selalu berusaha memberikan perhatian secara merata ( adil) kepada setiap orang (para sahabatnya) yang hadir di majlisnya sehingga setiap mereka merasa dirinya yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW.

INDAHNYA AKHLAK RASULULLAH

Baru satu hadith yang kita baca, namun keindahan dan keagungan akhlak Rasulullah SAW telah begitu indah, meluas, merata dan merangkumi akhlak yang wajar dicontohi dalam kehidupan seharian.
Rasulullah sangat dipelihara oleh ALLAH SWT. Baginda mendapat didikan terus daripada Yang Menciptakan. Tarbiyah yang menjadikan Nabi Muhammad SAW tegar meneruskan perjuangan menyebarkan agama Allah, menguatkan hati Nabi Muhammad SAW walaupun dilempar pelbagai tuduhan dan cacian para kafir quraisy.

Dalam sebuah hadith riwayat at Tirmidzi juga ada menyatakan bahawa baginda selalu tawadhuk ( rendah hati) terhadap sesiapapun yang berguru kepada baginda, terhadap orang yang ingin bertanya dan terhadap orang yang memilik daya pemikiran yang lemah.

Subhanallah. Bertuahnya para sahabat Baginda Rasulullah SAW.

Kemukjizatan demi kemukjizatan yang dianugerahkan oleh Allah seperti isra’ mikraj, tanda-tanda kenabian sewaktu kelahiran dan sebagainya juga membuktikan kepada kita ummat Islam bahawa Rasulullah SAW bukan manusia biasa. Baginda SAW adalah insan istimewa yang dijanjikan oleh Allah.

BAGINDA SAW ROLE-MODEL TERBAIK

Rasulullah SAW menunjukkan kita contoh-contoh terbaik dalam kehidupan. Baginda tidak berlebih-lebihan dalam beragama sebaliknya baginda mengamalkan Islam itu secara wasatiy dan menyeluruh. Baginda bukan hanya menunjukkan contoh dalam hal-hal besar seperti kepimpinan dan jihad sebaliknya juga pada hal-hal lain seperti pengurusan diri, keluarga, berjiran dan sebagainya.
Dan sebagai seorang wanita, pastinya saya terkesan dengan salah satu isi kandungan khutbah terakhir Nabi Muhammad SAW :
Wahai manusia Sebagaimana kamu mempunyai hak atas isteri kamu mereka juga mempunyai hak di atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka keatas kamu, maka mereka, juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam Susana kasih sayang. Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik dan berlemah-lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai kedalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

Masih banyak yang perlu kita terokai. Mencintai Nabi Muhammad SAW boleh mengundang cinta ALLAH SWT kepada kita. Ya, bukan mudah mencontohi sifat mulia Rasulullah namun bukan bermakna kita berputus asa daripada mengikutinya. Antara caranya? Sentiasalah menambahkan ilmu pengetahuan mengenai sirah perjalanan kehidupan insan mulia yang bernama Muhammad SAW ini. Kata orang kita “ tak kenal maka tak cinta” ada benarnya juga. Baca dan teruskan membaca dengan penuh penghayatan. Kita sama-sama saling mengingatkan.

Ayuh cintai Rasulullah SAW setiap detik



Allahumma solli ala Muhammad

Semoga Allah SWT mempertemukan kita dengan baginda Rasulullah SAW di taman syurga nanti. Semoga Allah menguatkan hati kita untuk terus istiqamah menjunjung Islam secara menyeluruh bukan hanya pada bahagian yang tertentu sahaja hingga ke helaan nafas yang terakhir.


INSYA ALLAH.

 

Copyright © 2011 Reserved to Tinta Wardah Design with love by CikBulat